Shock Resistance: Fitur "Tahan Guncangan" pada Jam Tangan

Apakah Anda sering berolahraga? Sering melakukan kegiatan ekstrem seperti mendaki gunung? Memiliki mobilitas tinggi karena jadwal aktivitas yang super padat? Anda yang memiliki gaya hidup aktif membutuhkan jam tangan yang dilengkapi dengan fitur shock resistance yang mumpuni.

Melalui artikel ini, kami akan mengajak Anda mengenal fitur shock resistance pada jam tangan. Yuk kita bahas bersama!

Apa Itu Fitur Shock Resistance

Fitur shock resistance adalah salah satu fitur paling penting pada sebuah jam tangan. Keberadaan fitur ini sama sekali tidak bisa dianggap remeh karena fungsinya.

Tahukah Anda? Jam tangan kita, terutama komponen-komponen mesinnya, sebenarnya sangat rapuh lho. Sebuah sistem shock resistance pada jam tangan berfungsi untuk melindungi komponen-komponen tersebut. Mari kita ambil jenis jam tangan mekanis sebagai contoh. Walaupun jam tangan quartz juga perlu fitur shock resistance, jam tangan mekanis lebih rentan terhadap guncangan dan benturan.

Apa Itu Fitur Shock Resistance

Sebuah jam tangan mekanis memiliki komponen keseimbangan yang terdiri dari balance wheel, balance spring, dan balance staff. Sistem inilah yang membantu mengatur detak sebuah jam tangan mekanis. Pada komponen keseimbangan, terdapat sejumlah sambungan. Setiap sambungan diperkuat oleh sebuah poros (atau disebut pivot) yang sangat kecil dan mudah patah.

Karena itu, bila terjadi guncangan atau benturan, bahkan yang kecil sekalipun, komponen keseimbangan akan terdampak sehingga fungsi dan ketepatan penunjuk waktu pada jam tangan juga akan terpengaruh.

Keberadaan fitur shock resistance pada jam tangan distandarisasi melalui ISO 1413:2016 yang menentukan persyaratan minimum untuk sebuah jam tangan shock resistant dan menjelaskan metode pengujian yang relevan. ISO 1413:2016 menetapkan bahwa jam tangan harus tahan jika dijatuhkan dari ketinggian satu meter ke permukaan kayu yang diletakkan secara horizontal. Wah, lalu bagaimana? Anda boleh tenang. Persyaratan ini sebenarnya mudah diatasi oleh movement modern sehingga sebagian besar jam tangan yang diproduksi saat ini lolos uji shock resistance. Berbagai brand jam tangan terkemuka di dunia melakukan pengujian untuk shock resistance dengan cara mengayunkan sebuah pendulum yang diberi pemberat untuk memukul sebuah jam tangan. Metode ini dilakukan sebagai simulasi jatuh dari ketinggian.

Sejarah Teknologi Shock Resistance?

Guncangan dan benturan adalah masalah yang telah dihadapi oleh para produsen jam tangan selama berabad-abad. Karena itu, pencarian solusi idealnya pun telah dilakukan sejak tahun 1700-an.

1. Pare-chute

Pada tahun 1790, Abraham-Louis Breguet, seorang horologis asal Swiss, menemukan sebuah sistem shock resistance yang disebut ‘pare-chute’ dan menerapkannya pada berbagai model jam tangan yang ia buat. ‘Pare-chute’ telah mengalami proses modernisasi, dan versi terbarunya digunakan pada beberapa line jam tangan modern keluaran Breguet, salah satunya La Tradition.

2. Incabloc

Pencarian solusi shock resistance yang ideal pun berlanjut, dan ‘pare-chute’ menjadi salah satu acuannya, hingga sistem Incabloc dikembangkan dan diperkenalkan pada dunia oleh Fritz Marti dan Georges Braunschweig pada tahun 1933. Sistem Incabloc terdiri dari sebuah pegas tunggal yang menahan sebuah jewel yang dipasang di cangkir berbentuk kerucut. Sistem ini berfungsi menahan guncangan dan mengembalikan jewel ke posisinya semula jika berpindah.

Teknologi shock resistance Incabloc

Pada tahun 1935, sebanyak 300.000 unit Incabloc digunakan pada jam tangan saat itu. Teknologi Incabloc pun terus diperbaharui dan dipasarkan dari tahun ke tahun hingga menjadi salah satu fitur utama pada sebuah jam tangan.

Pada awal tahun 1970-an, sebanyak 36 juta unit Incabloc diproduksi setiap tahunnya. Jumlah ini terus bertambah hingga lebih dari 500 juta unit diproduksi pada pertengahan tahun 1970-an. Berbagai brand jam tangan terkemuka di dunia menuliskan fitur tersebut di dial mereka sebagai klaim bahwa mereka memiliki sistem shock resistance yang mumpuni. Saat ini, Incabloc SA tetap menjadi produsen sistem shock resistance independen terbesar di dunia.

3. Beberapa Teknologi Lainnya

Beberapa dekade setelah penemuan Incabloc, muncul banyak pesaing yang menawarkan sistem shock resistance serupa dengan prinsip yang sama. Beberapa yang memperoleh perhatian di dunia horologi adalah Diashock, Novodiac, dan KIF yang muncul pada tahun 1944.

Sementara itu, Rolex, sebagai salah satu brand jam tangan mewah terbesar di dunia, telah mengembangkan sistem shock resistance-nya sendiri yang dikenal sebagai Paraflex. Rolex mengklaim bahwa Paraflex 50% lebih efektif dibandingkan Incabloc.

Baca Juga: 10+ Jenis Jam Tangan Terbaik Berdasarkan Mekanisme, Fitur, dan Fungsinya

Contoh Jam Tangan dengan Fitur Shock Resistance

Salah satu brand jam tangan mewah yang selalu mengedepankan fitur shock resistance pada jam tangan adalah Richard Mille. Mungkin banyak yang bertanya mengapa jam tangan Richard Mille begitu mahal. Namun, bila Anda paham teknologi pada jam tangan, khususnya teknologi shock resistance, Anda tidak akan ragu membayar harga yang ditawarkan oleh brand tersebut.

Mari kita ambil salah satu jam tangan dari line kolaborasi Richard Mille dengan Rafael Nadal sebagai contoh: RM 27-03! Bila Anda sering menonton turnamen tenis bergengsi dunia, Anda pasti pernah melihat jam tangan RM 27-03 digunakan oleh Rafael Nadal, salah satu pemain tenis top dunia saat ini, saat bermain.

Rafael Nadal dengan jam tangan Richard Mille RM 27-03

Versi yang kita lihat di gambar menonjolkan kombinasi warna yang terinspirasi dari bendera Spanyol, negara asal Rafael Nadal. Desainnya yang bold dan berani membuat RM 27-03 ini dihargai sebesar 700.000 USD atau setara dengan sekitar Rp10 miliar saat ini.

Jam tangan RM 27-03 (dan semua jam tangan kolaborasi Richard Mille dengan Nadal) dirancang khusus agar cocok dan aman digunakan saat Rafael Nadal bertanding. Walaupun jam tangan sports modern lain secara umum juga pasti cocok dan aman digunakan saat penggunanya berolahraga, jam tangan ini spesial karena dibuat dengan rancangan khas Richard Mille.

Richard Mille RM 27-03

Komponen-komponen pada mesin movement RM 27-03 disatukan oleh kabel-kabel baja yang solid dan dikunci dalam sebuah sistem menggunakan bridges berbahan titanium dan baseplate berbahan Carbon TPT. Mesin movement RM 27-03 yang solid ini kemudian dibalut oleh badan jam yang didesain unibody dengan material top.

Menurut Richard Mille, rancangan movement pada RM 27-03 ini membuatnya mampu menahan guncangan hingga 10.000 G. Dalam proses pengembangan jam tangan ini, Richard Mille melakukan uji guncangan menggunakan pendulum yang diberi pemberat dan dibenturkan pada jam tangan dengan gaya gravitasi yang levelnya jauh lebih tinggi daripada yang mungkin terjadi di lapangan.

Richard Mille RM 35-01

Nah, apabila Anda tertarik melengkapi koleksi Anda dengan salah satu jam tangan kolaborasi Richard Mille dan Rafael Nadal, kami memiliki RM 35-01 berwarna hitam di website kami. Temukan juga koleksi lengkap jam tangan mewah dari berbagai brand terkemuka dunia hanya di Luxehouze!

RELATED NEWS

7 Ide Kado Natal untuk Orang yang Anda Sayangi

Natal menjadi salah satu perayaan yang banyak ditunggu banyak orang...
7 Tas Hermes Artis yang Mewah dengan Harga Fantastis

Memiliki material berkualitas dan dibuat dengan ketelitian tingkat tinggi, tidak...
Ingin Mulai Koleksi Jam Tangan? Perhatikan Hal-hal Berikut Ini!

Memiliki sejarah yang panjang dan menarik, banyak orang yang tertarik...