Mengenal Bagian-Bagian Jam Tangan dan Fungsinya

Anda seorang penggemar jam tangan? Jika ya, sangat penting untuk Anda mengenal bagian-bagian jam tangan dan fungsinya. Dengan mengetahui setiap komponen jam tangan, Anda bisa memahami dan memanfaatkan fungsinya secara lebih maksimal, sehingga jam Anda pun lebih dari sekedar aksesoris penunjang gaya saja.

Bagian-bagian Jam Tangan dan Fungsinya

Bagian-Bagian Jam Tangan

Secara garis besar, jam tangan dapat dibagi menjadi kepala jam, tali jam, dan mesin. Namun, di setiap bagian tersebut pun terdapat banyak bagian lainnya yang memiliki ciri-ciri dan kegunaan yang berbeda. Mari pelajari nama bagian jam tangan, lokasi, serta fungsinya!

Bagian-bagian jam tangan

1. Dial (Wajah jam)

Fungsi utama jam tangan adalah menunjukkan waktu, dan waktu dapat terlihat pada dial atau wajah jam. Dial dari jam tangan analog memiliki marker angka untuk membantu membaca jam dan menit, serta hands atau jarum yang berputar sesuai dengan berjalannya waktu.

Jika jam tersebut digital, maka dial memiliki layar yang menunjukkan angka jam. Selain itu, sebuah dial juga biasa memiliki subdial. Seperti namanya, subdial adalah sub-bagian pada wajah jam yang dapat memiliki chronograph, kalender, dan indikator detik, dan indicator cadangan daya.

2. Case (Pelindung jam)

Case atau pelindung jam memberikan proteksi untuk mesin jam tangan dan membuat jam lebih pas di pergelangan. Case setiap jam tangan juga memiliki gaya dan desain tersendiri karena merupakan bagian yang bisa menjadi ciri khas jam selain dial. Karena itu, case dapat memiliki warna dan bentuk yang bervariasi. Selain itu, ada juga case yang transparan sehingga pergerakan mesin jam dapat terlihat dengan jelas. Case jenis ini bernama skeletonized.

Komponen jam tangan yang menyusun case adalah case back dan lug. Seperti namanya, case back merupakan penutup di bagian belakang kepala jam tangan, dan bersentuhan langsung dengan kulit tangan. Pada case back, terdapat informasi seperti merek, fitur, dan asal jam tangan.

Sementara itu, lug merupakan penghubung antara strap atau tali jam dengan case. Lug selalu ada secara berpasangan, kanan dan kiri, dan mempunyai lubang untuk memasang spring bar sebagai penyambung antara tali dengan case.

3. Crystal (Kaca)

Crystal atau kaca adalah bagian jam tangan yang berfungsi untuk menutupi dial. Ada berbagai bahan yang dapat digunakan untuk membuat crystal, misalnya safir. Kristal safir memiliki harga yang mahal dan tampilan yang mewah serta aesthetic sehingga sering ditemui pada jam tangan branded.

Selain safir, terdapat juga opsi lain untuk bagian jam tangan ini, misalnya mineral glass yang bersifat tahan gores dan anti pecah. Mineral glass sering ditemui pada jam tangan secara umum. Ada juga bahan akrilik untuk jam tangan yang lebih murah.

4. Bezel (Bingkai)

Bezel adalah bingkai berbentuk cincin yang melingkari bagian crystal atau kaca. Meski merupakan bingkai, bezel juga punya fungsi tersendiri, karena memiliki angka-angka di atasnya dengan berbagai macam jenis skala dengan fungsi yang berbeda-beda.

Sebagai contoh, bezel jenis tachymeter mengukur satuan per kenaikan waktu, sehingga umum digunakan untuk mencatat kecepatan dalam mil per jam pada jam tangan pembalap, misalnya Rolex seri Daytona. Terdapat juga jenis pulsometer yang dikalibrasi khusus untuk mengukur denyut jantung sehingga sering disebut “jam tangan medis”, dan berbagai jenis bezel lainnya. Tentunya, kerumitan dan kecanggihan ini menjadi nilai tambah tersendiri bagi jam tangan mewah. Bezel juga membuat jam tangan terlihat lebih modis dan elegan.

Baca Juga: Shock Resistance: Fitur “Tahan Guncangan” Pada Jam Tangan

5. Crown (Kenop)

Crown atau kenop adalah bagian jam tangan yang dapat dianggap sebagai pusat komando. Komponen jam tangan ini terdapat pada tepi kepala jam dan dapat diputar untuk menjalankan berbagai fungsi. Fungsi yang paling mendasar adalah mengatur waktu. Namun, tergantung jenis jam tangan Anda, Anda juga dapat memutar crown untuk mengatur tanggal atau memutar mainspring khusus jam tangan mekanis. Pada jam tangan branded, crown biasa dilapisi batu berharga untuk memperindah tampilan dan menambah kesan mewah.

6. Pusher (Tombol)

Biasanya terdapat dua pusher di tepi kepala jam tangan. Di antara pusher-pusher ini terdapat sebuah crown yang berukuran lebih besar.  Hampir sama dengan crown, pusher adalah tombol untuk mengontrol fungsi tertentu. Jadi, jangan sampai Anda salah membedakan antara crown dan pusher.

Sering dianggap sama dengan crown karena bentuknya yang mirip, pusher sebenarnya merupakan tombol untuk mengatur berbagai fungsi tambahan dari jam tangan. Biasanya, jam tangan memiliki 2 pusher di tepi kepala dengan ukuran yang lebih kecil dari crown. Pada jam tangan chronograph misalnya, pusher dioperasikan untuk mengukur satuan waktu yang lebih kecil dari detik, hingga 12-24 jam.

7. Strap (Tali jam)

Strap atau tali jam tangan adalah salah satu komponen penting yang memberikan jam tangan ciri khas estetiknya. Pada strap, terdapat buckle atau gesper yang berlubang sehingga Anda dapat menyesuaikan jam dengan ukuran pergelangan tangan.

Strap dapat terbuat dari bahan karet, kulit, kain, stainless steel, dan sebagainya serta memiliki warna yang bermacam-macam sehingga mendefinisikan gaya atau style dari sebuah jam tangan. Selain itu, terdapat juga strap jenis bracelet atau gelang, yang berupa rantai yang saling mengait. Bracelet biasanya terbuat dari stainless steel atau logam lain sehingga terlihat berkilau dan elegan.

8. Buckle (Gesper)

Buckle atau gesper berfungsi sebagai pengunci strap jam tangan agar jam terikat kuat pada tangan dan tidak terlepas. Ada berbagai jenis buckle berdasarkan modelnya, misalnya butterfly clasp yang menyerupai kupu-kupu, folding clasp yang umum ditemukan pada strap jenis bracelet, pin buckle yang mirip dengan tali pinggang, dan banyak lagi.

9. Jewel (Batu Permata)

Jewel atau batu permata bisa berupa batu rubi atau safir kecil yang berfungsi meminimalisir gaya gesek atau friksi. Jewel terpasang pada bagian dalam (mesin) jam tangan dan dapat mempertahankan pergerakan waktu yang akurat dan mencegah kerusakan pada bagian-bagian jam tangan, sehingga jam akan lebih tahan lama.

10. Mesin

Komponen jam tangan yang tak kalah penting, tentu adalah mesinnya! Jam tangan tidak akan bisa menjalankan fungsinya jika tidak memiliki bagian yang satu ini. Mesin jam tangan merupakan bagian mekanis yang membantu Anda membaca waktu dan banyak fungsi lain.

Jarum jam dapat bergerak karena adanya mesin yang terdiri dari hairspring gigi dan roda penyeimbang. Selain itu, ada juga mainspring, yang menyimpan energi untuk menggerakkan jam. Kemudian, balance wheel dan balance spring membantu meregulasi waktu secara akurat.

Semoga guide di atas membantu Anda lebih mengenal nama bagian jam tangan beserta lokasi, ciri, dan fungsinya! Jika Anda penggemar jam tangan branded, jangan sampai Anda berbelanja dari tempat yang salah. Di Luxehouze, Anda bisa mendapatkan jam tangan mewah asli tanpa ragu dari berbagai brand ternama seperti Rolex, Richard Mille, Omega, Hublot, dan banyak lagi. Lihat koleksi lengkap kami dan temukan jam tangan untuk ditambahkan ke koleksi Anda!

RELATED NEWS

9 Rekomendasi Merek Jam Tangan Wanita Branded

  Tidak hanya pria, kini juga banyak wanita yang menggunakan...
Jenis hingga Harga Tas Hermès Asli Termahal, Wajib Tahu!

Siapa yang tidak kenal dengan merek high-end yang satu ini?...
6 Cara Membedakan Franck Muller Asli dan Palsu

Franck Muller menjadi salah satu merek jam tangan branded yang...